'Mama', 1 Kata Postingan Terakhir Taruna yang Meninggal di Asrama Akpol Semarang

Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam meninggal di RS Akpol, Kamis (18/5/2017) pagi.

Hasil visum, terdapat luka lebam di dada taruna tingkat dua itu.

"Korban meninggal saat tiba di RS Akpol. Saat ini masih proses autopsi di RS Bhayangkara Semarang," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Kamis sore.

Condro menduga taruna kelahiran Padang 20 Juni 1996 itu meninggal usai mengalami aksi pemukulan.

Ada 21 taruna masih diperiksa jajaran Polda Jateng.

"Hasilnya akan kami sampaikan besok (19/5/2017)," imbuh Condro.

Jenderal bintang dua itu menuturkan korban sempat menghadiri apel pada Rabu (17/5/2017) malam.

"Usai apel, kami belum tahu ada kegiatan lain atau tidak. Itu yang masih dalami," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jateng berupaya mengungkap misteri kematian taruna Akademi Polisi (Akpol) tingkat dua, Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam.

"Saat ini kami sedang menginterogasi 21 taruna. Mereka kami duga mengetahui kronologi serta berada di lokasi kejadian perkara," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono di halaman Mapolda Jateng, Kamis (18/5/2017) sore.

Condro berujar informasi itu diketahui jajaran Polda Jateng, usai korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, untuk diautopsi.

Sementara itu, pantauan TribunSolo.com, melalui akun Instagram miliknya, @nandoadam50, Adam sempat berbicara soal mamanya.

Postingan terakhir Adam yang ia unggah sekitar 5 hari lalu memperlihatkan betapa ia sangat menyayangi ibunya.

Dalam unggahan itu, Adam memposting foto ibunya sedang menggendong seekor kucing.

Sang ibu tampak tersenyum bahagia dalam foto itu, sama sekali tak menyangka jika postingan sang anak tentang dirinya iatu akan menjadi yang terakhir kalinya.

"Mama," tulis Adam dalam postingan itu.

Dari beberapa postingan, Adam memang terlihat sangat dekat dengan ibunya.

Ia sering mengunggah foto-foto kebersamaannya bersama sang mama.

"Anak mama jadi sersan," tulis Adam di salah satu postingannya.

Brigdatar Adam masuk dalam satuan enam, pengiriman dari Polda Maluku.

Alumnus SMA Negeri 29 Jakarta itu tercatat sebagai warga Jalan Penghulu, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Adam merupakan putra pasangan Asiandri Umar dan Adria Nova.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova mengatakan, peristiwa yang diduga menjadi penyebab Adam meninggal itu terjadi ketika 22 taruna tingkat II yang tergabung dalam Korps HIT (Himpunan Indonesia Timur) diminta menghadap para seniornya.

Alasan pemanggilan karena korban dan beberapa rekannya dianggap melakukan kesalahan.

"Korban merasa kesakitan dan kejang, kemudian Taruna Tingkat III berupaya menyadarkan dengan cara CPR (cardiopulmonary resuscitation atau resusitasi jantung paru--Red) dan membasahi mukanya dengan air," katanya.

Setelah pingsan di gudang yang menjadi tempat kejadian perkara, korban dibawa ke RS Akpol namun, dia mengembuskan napas terakhir di sana, pada Kamis dini hari pukul 02.45.

Kenyataan bahwa Adam adalah anak yang sangat sayang pada mamanya ternyata mampu menyentuh hati netizen.

Postingan terakhir Adam itu pun langsung dibanjiri dengan ucapan duka cita.

"Sel jln @nandoadam50 moga amal Ibadahx di trm di Sisi Allah SWT amin Ibu diberi kekuatan kesabaran n sll dlm keadaan sehat lhr btn amin."

"Selamat Jalan Dek Nando.. Semoga Khusnul khotimah , terbuka Pahala Jihadmu.. Aamiin...."

"Semoga engkau mendapat SurgaNYA. Dan yang menyakitimu mendapatkan balasan yang setimpal. Selamat jalan kak adam."

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun.. selamat jalan bg @nandoadam50 semoga husnul khotimah bwt mama semoga diberikan kesabaran."

"Sang Ibu yang tak letih berdoa untuk kesuksesan anaknya yang tinggal selangkah lagi tapi dengan mudahnya orang-orang di luar sana begitu mudahnya hancurkan itu semua...Ya Allah sedihnya." (*/TRIBUNSOLO)





Loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer