GEGER Kejar-kejaran Tim Elang dan Belasan Remaja yang Terlibat Tawuran di Pusponjolo

SEMARANG - Tim Elang Polrestabes Semarang menggagalkan aksi tawuran antar remaja di kawasan Pusponjolo, Semarang Barat, Senin (19/6/2017) jelang tengah malam.

Ada 16 remaja yang sempat ditangkap. Mereka berusia antara 10-15 tahun.

Semula gerombolan massa berkumpul di jalan pinggir sungai Banjir Kanal Barat (BKB) sisi utara.

Mereka mengendarai sepeda motor, berboncengan tiga orang.

Ada sekitar tujuh unit sepeda motor di lokasi tersebut.

Para remaja itu lari terbirit-birit, seketika mengetahui kedatangan belasan personel Elang.

Kebanyakan masuk ke dalam kampung Pusponjolo, sebagian melarikan diri ke arah Simongan.

Aksi kejar-kejaran pun dimulai.

Para personel Elang menyisir kampung Pusponjolo, beserta warga setempat.

Satu demi satu remaja pun ditangkap. Kebanyakan bersembunyi di sudut bangunan sekolah TK SD Kanisius Cabean.

"Iki enek cah pondok soko Mijen melu tawuran. Nganggo peci, mendem sisan. Ngisin-ngisini (Ini ada anak pondok asal Mijen ikut tawuran. Mengenakan peci, mabuk juga. Memalukan)," cetus personel Elang, sembari memiting remaja yang dimaksud.

Remaja itu, sebut saja Kumbang (13), bersembunyi dalam pot tanaman berbentuk balok.

Saat penyisiran, personel Elang pula menemukan 470 butir pil kuning yang disimpan dalam kentrung (gitar kecil).

Ratusan pil itu dikemas dalam 10 kantung plastik klip.

Remaja yang membawa kentrung itu berinisial AA (15), warga Pamularsih.

Semula AA tak mengakui kepemilikan pil beringas itu. Setelah diinterogasi, dia berujar pil itu milik M.

"Kami sudah tahu inisial M. Alamatnya sudah kami ketahui. Akan dikembangkan," ujar personel Elang, Aiptu Heru Purwanto.

Selain pil, petugas menemukan dua sabuk berkepala gir. Alat tersebut diduga merupakan senjata untuk tawuran.

Informasi yang dihimpun tribunjateng.com, tawuran itu terjadi antar remaja wilayah Pusponjolo Tengah gang 1 dan gang 12.

"Saya gang 1 pak. Tidak terima karena ditembak petasan oleh orang gang 12. Mereka yang mulai duluan," kata remaja itu.

Semua remaja yang ditangkap pun didata di Mapolrestabes Semarang. Orangtua mereka pun dipanggil.

Para remaja itu diperbolehkan pulang, setelah pihak orangtua membuat surat pernyataan.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer