"Kalau Habib Rizieq Tak Pulang Hingga Lebaran, Kami akan Kerahkan Massa"

Hingga saat ini, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, belum juga pulang ke Tanah Air. Padahal, kepulangan pria yang kerap memakai sorban itu sudah ditunggu-tunggu oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya). Sebab, polisi memerlukan keterangan Rizieq untuk sejumlah kasus yang sudah menumpuk.

Meski pihak kepolisian belum 'menemukan cara' untuk membawa Rizieq pulang, namun Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Salestinus, mengaku, pihaknya masih percaya bahwa institusi yang dipimpin Kapolri, Tito Karnavian, itu mampu memulangkan Habib Rizieq dalam waktu dekat.

Menurut Petrus, pemulangan Rizieq ke Indonesia untuk menjalani proses hukum akan menjawab rasa keadilan publik.

"Polri atas nama negara harus membuktikan bahwa negara hadir di saat masyarakat membutuhkan terutama demi menjamin rasa keadilan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat di seluruh Indonesia," kata Petrus di Jakarta, Selasa (13/6).

"Makanya saya minta Polri harus bertindak. Jemput dia (Rizieq), bawa pulang supaya wibawa negara ini tidak jadi pergunjingan di masyarakat," tuturnya.

Lebih jauh, Petrus menegaskan, pihaknya memberikan toleransi hingga Hari Raya Idul Fitri kepada kepolisian untuk dapat membawa pulang Rizieq ke Indonesia. Bila melewati batas waktu dan Rizieq tak kunjung pulang, kata Petrus, tak menutup kemungkinan pihaknya akan mengerahkan kekuatan massa.

“Kita tunggu saja sampai habis lebaran. Kalau belum juga (ditangkap), kekuatan massa akan mendorong supaya Polri dan Kejaksaan segera ambil tindakan cepat dan tegas,” tutup Petrus.

Diketahui, beredar informasi yang menyebut Habib Rizieq telah diberikan visa long stay oleh pemerintahan Arab Saudi. Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, pun tak menampik kabar tersebut.

"Habib Rizieq dapat visa khusus. Visa khusus kunjungan. Jadi beliau bebas keluar masuk kapan saja," kata Kapitra ketika dikonfirmasi, Minggu (11/6) lalu.

Menurut Kapitra, Habib Rizieq pun dapat kapan saja kembali ke Arab Saudi setelah mengunjungi sejumlah negara lain di dunia. Ia juga mengatakan visa khusus tersebut telah diberikan kepada kliennya sekitar satu bulan yang lalu dan tidak memiliki batas kadaluwarsa (expiry date).

Sementara itu, ditanya soal kapan Habib Rizieq akan pulang ke Indonesia, Kapitra mengatakan bahwa kliennya belum berencana untuk pulang dalam waktu dekat.

"Tidak mungkin minggu ini," tambahnya.







Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer