Saat Putrinya Memanggilnya dengan Sebutan Gendut, Ibu Ini Beri Respon yang Bikin Netizen Ribut!

Anak-anak adalah pribadi yang kerap kali bertindak dan berbicara dengan spontan.

Sayangnya, tak semua yang mereka lakukan dan ucapkan secara spontan ini adalah hal baik.

Tak jarang, mereka mengatakan hal yang tak baik pada orang tua mereka sendiri.

Hal ini juga lah yang dialami oleh seorang ibu bernama Allison Kimmey.

Kimmey mengunggah kisahnya melalui media Instagram dan Facebook mengenai apa yang baru saja ia alami.

Dalam unggahan tersebut, Kimmey menuliskan percakapan yang terjadi antara dirinya dan sang putri.

"Putriku memanggilku gendut hari ini.

Dia sedih karena aku menyuruhnya keluar dari kolam renang dan dia berkata pada kakaknya bahwa aku gendut.

Aku bilang aku ingin dia menemuiku di atas untuk bicara.

Aku: 'Apa yang kamu katakan tentangku?'

Dia: 'Aku berkata kamu gendut, mama, aku minta maaf.'

Aku: 'Ayo bicara tentang ini. Kenyataannya adalah, aku tidak gendut. Tak ada orang gendut. Itu bukan hal yang bisa kamu alami. Tapi, aku punya lemak. Kita semua punya lemak. Itu melindungi otot kita dan tulang kita dan menjaga tubuh kita agar terus punya energi. Apa kamu punya lemak?

Dia: 'Ya! Aku punya sedikit di perutku.'

Aku: 'Itu benar! Seperti juga aku dan kakakmu!'

Kakaknya: 'Aku tak punya lemak, aku yang paling kurus, aku hanya punya otot'."Allison Kimmey dan putrinya (Facebook/AllisonKimmey)

Kimmey pun mencoba menjelaskan pada sang putri bahwa setiap orang punya jumlah lemak berbeda.

Sedikit atau banyaknya lemak yang dimiliki seseorang tidak membuat mereka terlihat lebih baik dibanding yang lain.

Kimmey pun meminta anak-anaknya untuk tidak menyebut siapa pun gendut.

Menurut Kimmey ejekan gendut berasal dari lingkungan anak-anak.

Oleh karena itu, orang tua harus berperan aktif untuk memberikan pandangan positif ke anak-anaknya.

Unggahan Kimmey ini viral dan sudah dibagikan lebih dari 83 ribu kali.

Banyak orang yang memberi komentar positif dan merasa setuju dengan pendapat Kimmey ini.

Namun, ada pula yang merasa tak setuju.

John Patrick Jimenez: "Memang benar orang-orang di Amerika itu gendut. Berhenti mencari alasan."

Rebekah K Green-Joma: "Aku sangat benci jika orang menganggap 'besar itu canti' sebagai hal yang baik."

Renée Bruno: "Kelebihan berat badan itu tak sehat."

Menurutmu gimana, guys?

Pantaskah kita menyebut orang lain gendut? (TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer