Sugito Minta Nama Baik Habib Rizieq Dipulihkan, Kata Dia...

Kuasa Hukum Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, menegaskan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi, terbukti tidak bersalah. Oleh karena itu, ia meminta agar nama baik Habib Rizieq dipulihkan.


"Apabila ternyata dapat dibuktikan bahwa chat pornografi tersebut tidak pernah dilakukan Habib Rizieq dan Firza Husein, maka hak hukum Habib Rizieq adalah menuntut pemulihan nama baik dan menuntut pelaku fitnah tersebut," ungkap Sugito dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.

Kemudian, upaya Kepolisian untuk menangkap Rizieq Shihab melalui penerbitan Red Notice yang telah ditolak National Central Bureau (NCB) Interpol internasional, Sugito sudah menduganya. Pasalnya kata dia, kategori kejahatan yang disangkakan kepada kliennya tersebut dinilai berdimensi politis dan tidak memenuhi kaidah sebagai kejahatan yang membahayakan negara sebagai persyaratan Red Notice.


"Hal ini sudah diduga karena kategori kejahatan yang disangkakan berdimensi politis dan tidak memenuhi kaidah sebagai kejahatan yang membahayakan negara sebagai persyaratan red notice," tuturnya.

Akan tetapi, menurut Sugito, tampaknya Kepolisian tidak mau kehilangan muka. Upaya penerbitan blue notice dan police to police tetap dilakukan Polda Metro Jaya untuk memulangkan Habib Rizieq setelah red notice ditolak interpol.

Terkait langkah yang diambil Polda Metro Jaya tersebut, Sugito menganggap seolah-olah Rizieq Shihab adalah pelaku kejahatan besar yang membahayakan keselamatan negara dan bangsa sehingga menjadi prioritas untuk ditangkap melalui jaringan kerja sama internasional. Padahal kata dia, pemerintah Arab Saudi sendiri telah memberikan preferensi izin tinggal dalam jangka waktu tertentu kepada Habib Rizieq dan keluarga di Arab Saudi.

Lebih lanjut, Sugito mengatakan, proses hukum yang berkeadilan semestinya dipertunjukkan Kepolisian dengan menangkap terlebih dahulu pelaku penyebaran chat pornografi tersebut melalui website yang tidak memiliki penanggungjawab.

"Setelah pelaku penyebaran ditangkap, barulah dilakukan cek silang dengan Habib Rizieq dan Firza Husein mengenai kebenaran konten pornografi di dalam website tersebut. Habib Rizieq dan Firza Husein dapat dimintai keterangan apakah benar telah melakukan percakapan di ruang privat (chat WA) dengan konten sebagaimana dimuat dalam situs tersebut. Jika ternyata benar maka akan terungkap dengan alasan apakah pelaku pembuat situs menyebarkan konten pornografi tersebut," pungkasnya.






Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer