Fadli Zon: Kaesang Harus Diperlakukan Sama dengan Rakyat Biasa

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dilaporkan ke polisi karena vlognya yang disebut menista agama. Menanggapi kasus ini, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengingatkan meski Kaesang merupakan putra Presiden, perlakuan di depan hukum harus sama dengan rakyat biasa. 

"Jadi, pada prinsipnya kita ini bersamaan kedudukan di dalam hukum, dari soal presiden sampai rakyat biasa mempunyai status yang sama. Tidak ada yang mendapatkan kekebalan persoalan hukum, termasuk kalau yang dilaporkan itu anak presiden," kata Fadli di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/7).

Harusnya tahu limitnya, tahu batasnya, apalagi menyangkut anak pejabat. Pasti akan disorot lebih dibanding orang biasa,

- -Wakil Ketua DPR Fadli Zon- 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan kepolisan wajib melakukan pemeriksaan jika ada sesuatu yang dianggap menyinggung golongan tertentu. 

"Saya kira kalau memang misalnya ada sesuatu yang dianggap menyinggung, tentu itu bisa nanti dilihat oleh pihak yang berkepentingan, pihak yang berwajib dalam hal ini," ujarnya.

Polisi Tak Akan Istimewakan Kaesang

Selain itu, Fadli mengingatkan kebebasan berekspresi di negara Indonesia yang merupakan negara demokrasi seharusnya diberikan batasan. Batasan harus diberlakukan agar tidak menyulut adanya perselisihan pihak-pihak tertentu. 

"Kalau batasan, wajib ya kita perhatikan. Apalagi itu tadi menyangkut SARA dan juga mungkin terkait orang lain. Apakah itu mengganggu kebebasan orang lain, status orang lain atau bagaimana," tutupnya.

Fadli menilai sebagai anak pejabat, Kaesang harusnya mengetahui batasan ketika menyampaikan komentar di media sosial. Menurut dia, ini adalah tanggung jawab yang harus diketahui putra bungsu Jokowi itu. 

"Kalau merasa tidak menerima itu, karena itu memang di dalam iklim demokrasi yang bebas, itu tetap ada batas. Yaitu tanggung jawab dari yang bersangkutan. Harusnya tahu limitnya, tahu batasnya, apalagi menyangkut anak pejabat. Pasti akan disorot lebih dibanding orang biasa," tuturnya.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer