Inilah Perbedaan Anies Dan Menteri Susi Saat Berfoto Dengan Obama

Sebelumnya sempat heboh dengan kelakuan Gubernur Jakarta Terpilih, Anies Baswedan yang berfoto dengan Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Hussein Obama. Bukan hanya berfoto. Anies dengan media mengaku sempat mengobrol dengan Obama menyampaikan pendapatnya mengenai toleransi.
Anies seperti merasa penjelasan Obama mengenai toleransi kurang sehingga dia perlu memberikan penjelasan, yang menurut Anies, lebih mendalam mengenai Toleransi. Dalam rangkaian foto yang dipamerkannya, memang terlihat Anies seperti sibuk menjelaskan mengenai toleransi di saat sedang berfoto.

Kalau melihat foto di atas yang dipamerkan Anies tersebut, jelas memang terlihat Anies seperti sedang pamer menunjukkan dia memang sempat mengobrol dengan Obama. Hal ini dengan percaya dirinya disampaikan kepada media. Kesan yang ditangkap malah Anies seperti sedang “menguliahi” Obama soal toleransi Berikut pengakuan Anies.

“Tadi saya berbicara dengan Pak Obama, saya sampaikan apresiasi pidatonya,” kata Anies setelah menghadiri Kongres Diaspora di Mal Kota Kasablanka, Jaksel, Minggu (1/7/2017).

“Jadi sesudah selesai pidato di belakang, saya sempat ngobrol dan sampaikan kepada beliau. Di Jakarta, insyaallah kita akan secara serius memperjuangkan untuk menghadirkan kesejajaran, kesetaraan, keseimbangan, dan keadilan. Dengan cara begitu, maka semangat untuk menjaga persatuan dalam kebinekaan bisa dilakukan,” tutur Anies.

“Iya, beliau bilang betul. Dan, menurut Pak Obama, itu nggak bisa sendiri-sendiri, dua-duanya harus bersamaan dan sekarang itu kita nggak bisa berjalan satu saja, harus dua-duanya. Tadi tanggapan beliau begitu,” katanya.

Dari penjelasannya dan fotonya memang menunjukkan kebenaran fakta bahwa Anies memang sempat menyammpaikan sesuatu kepada Obama. Tetapi bukan mengobrol, karena dari penjelasannya, terlihat cumman Anies saja yang ngeebacot dan Obama cuman mengiyakan saja. Mengapa Obama cuman mengiyakan?? Karena sudah banyak yang antri untuk berfoto.

Menariknya, pernyataan Anies bahwa dia mengobrol ini dibantah oleh beberapa netizaen. Parahnya, banyak yang menguak bahwa Anies sudah keluar ruangan bahkan sebelum Obama selesai berpidato. Mungkin supaya tidak terlewat Obama segera ngeloyor pergi.

#JakartaBerduka‏ @vaiyo


Detik, ini beneran liat sendiri blio bicara atau ngaku2 aja? Bukannya cuma photo session 30detik? Dan Obama juga gak buta dg yg terjadi kan?

Dan bahkan ada yang memposting foto yang memperlihatkan Anies mengejar Obama untuk berfoto dan mencari panggung untuk diberitakan. Sayangnya, malah kena bully oleh netizen yang sudah sangat melek politik pencitraan.

Komar‏ @UjKomar

Tuh dia lagi buntutin Obama 👇😱

Ya sudahlah, namanya juga Anies. Selalu ingin jadi pusat pemberitaan dan media darling seperti Jokowi dan Ahok. Sayangnya, malah jadi netizen bullying karena kelakuan narsi, pandir, dan tidak tahu malunya.

Berbeda dengan Anies, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang juga memamerkan fotonya dengan Obama, tidak kena bully sama netizen. Mengapa?? Karena Menteri Susi tidak menambahkan bahwa dia menjelaskan mengenai kehebatannya dalam dunia kelautan dan perikanan.

Padahal, kalau mau sombong, Susi bisa saja pamer dan perkenalkan diri sebagai orang yang meraih penghargaan tertinggi maritim di dunia. Tetapi hal itu jauh dari sikap Menteri Susi yang hanya memuji Obama tanpa ada penjelsan lainnya.

Susi Pudjiastuti‏Akun terverifikasi @susipudjiastuti

Bertemu dengan Obama. A broad-minded, hands-on, down-to-earth man with respect for people who put their faiths in their beliefs.

Menteri Susi tahu benar bagaimana kualitas Obama dalam hal konservasi, perubahan iklim dan pelestarian kelautan dan perikanan. Itulah mengapa Menteri Susi tidak akan memberikan penjelasan apapun dan juga tidak ada mengomentari mengenai pidato Anies.

Itulah perbedaan yang membuat Anies dan menteri Susi kini tidak lagi punya status yang sama. Kalau menteri Susi tahu diri dengan siapa dia sedang berhadapan, maka Anies seperti biasa tidak tahu diri dan sadar siapa dirinya saat menjelaskan mengenai toleransi kepada Obama. Padahal sudah jelas, Obama Presiden AS 2 periode dengan pluralitas mirip dengan Indonesia.
Kalau Obama saja yang sudah 2 periode berani dia kuliahin soal toleransi, maka saya percaya Anies juga pasti berani menguliahin Jokowi tentang pendidikan dan hal lainnya. Hal yang sayangnya tidak disukai Jokowi. Jokowi lebih suka menteri yang bekerja nyata daripada menteri yang pakar ngebacot tanpa kerja yang nyata.
Dan itu bukanlah sesuatu yang dibuat-buat, melainkan tabiat dan karakter yang terbentuk sebelum menjadi menteri. Anies yang adalah seorang dosen dan Jubir (juruu bibir), sedangkan Menteri Susi adalah seorang pekerja keras dan pengusaha sukses di bidang kelautan dan perikanan. Itulah yang membuat acara berfoto dan bertemu Obama menjadi sangat berbeda.
Salam Tabiat.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer