Kata 'Ndeso' yang Jerat Kaesang Putra Jokowi, Justru Biasa Jadi Lelucon Pelawak Ini

Gara-gara dua kata 'Dasar Ndeso' yang diucapkan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep pada Vlog di akun YouTubenya.

Kini, Kaesang dilaporkan ke polisi dengan tudingan ujaran kebencian.

Apa sih sebenarnya makna 'Ndeso' yang sering terucap dalam pergaulan orang Indonesia.

Mengambil dari berbagai sumber, 'Ndeso' berasal dari kata 'deso' yang berarti kampung.

Kaesang yang Dilaporkan Putra Jokowi? Ini Fakta-faktanya, Nomor 3 Tak Pandang Bulu

Sementara itu, 'Ndeso' biasa diartikan 'kampungan' yang sering digunakan sebagai ungkapan 'olok-olok' dalam bercanda.

Seorang Dosen Program Studi Jawa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Dwi Woro Retno Mastuti, mengungkapkan ungkapan 'dasar ndeso' bermakna guyonan atau candaan.

'Ndeso' juga bisa diartikan sebagai orang yang bersikap kurang pantas atau kurang berpendidikan.

Seorang pelawak Tukul Arwana bahkan sering menggunakan kata 'ndeso' tersebut sebagai ciri khas lawakannya.

Pada sebuah artikel tahun 2011 lalu, Tukul menjelaskan makna 'ndeso' yang sering ia lontarkan.

Menurutnya, kata 'ndeso' justru untuk menginspirasi masyarakat pinggiran agar bangkit.

Dirinya juga tak malu mengatakan kalau dirinya ini 'Ndeso', karena bagi Tukul bias dikatakan 'ndeso' tapi ada kemauan untuk maju menjadi lebih baik.

Gara-gara Dapat Kaus Singlet dari Polisi, Rahasia Tukul Arwana Terbongkar

Tukul ternyata punya lagu berjudul 'Wong Ndeso', berikut ini penggalan liriknya.

"Yo wis ben, wong arep ngomong opo

Yo wis ben, aku ini memang wong ndeso

Yo wis ben, arep ngomong empat mata

Yo wis ben, sing penting ora kalah karo wong kota

Yo wis ben, wong arep ngomong opo."



Jadi bagaimana menurut kamu soal makna 'Ndeso' ini?

Apakah yang dimaksud pada kalimat yang diucapkan Kaesang seperti yang dilaporkan juga bermakna bercanda?

Hingga saat ini belum ada pernyataan dari pihak Kaesang.

Sementara itu, Kaesang dilaporkan dengan nomor polisi: LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota. 

Dan ucapan ini yang jadi dasar pelaporannya,"Mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan, tidak mau mengingatkan, padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar ndeso". (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer