Kuasa Hukum Buni Yani Sebut Ada Pasal 'Bim Salabim'

Tim penasihat hukum Buni Yani membacakan eksepsi terdakwa Buni Yani. Salah satu poin yang telah disampaikan sejak sidang perdana lalu yakni munculnya pasal tambahan dalam persidangan.

"Timbulnya pasal simsalabim pasal 28 ayat (2) Juncto pasal 45 ayat 2 UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE," ujar salah satu anggota tim kuasa hukum, di tempat persidangan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Selasa (20/6/2017).

Pihaknya mengaku Buni Yani hanya disidik atas pasal 32 ayat (1) Jungto pasal 48 ayat (1) UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE Juncto UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

"Tidak pernah mengadakan penyidikan, jika dibaca, diperhatikan, maka tidak ada satupun saksi ahli bahkan tersangka sekalipun yang dilakukan berkaitan pasal tersebut," katanya.


Berdasarkan pantauan arah.com, sidang pembacaan eksepsi yang dimulai sekira pukul 09.03 WIB ini masih berlangsung hingga saat ini. Tim kuasa hukum bergantian membacakan eksepsi yang membahas beberapa poin keberatan terdakwa.

Buni Yani hadir di persidangan kedua sekira pukul 08.31 WIB. Ia menggunakan kemeja putih dan celana hitam. Didampingi tim kuasa hukumnya, ia sempat melihat suasana lokasi persidangan kemudian menuju ruang tunggu persidangan.

Seperti diketahui, lokasi persidangan kali ini berpindah atas pertimbangan keamanan dan kondusifitas. Sidang kedua dilaksanakan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah, Jl. Seram, Kota Bandung. (Ratih)





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer