Mahasiswa Ini Jadi Buruh Bangunan Demi Kesembuhan Adiknya, Reaksi Netizen Luar Biasa dan Bikin Haru

Ini mungkin cerita yang mengharukan tentang hubungan persaudaraan.

Beberapa hari yang lalu, seorang saudara laki-laku berusia 19 tahun yang penuh kasih menangis ketika diberi tahu bahwa uang yang dibutuhkan untuk perawatan adik bayinya berhasil dikumpulkan berkat kekuatan media.
Mahasiswa Ini Jadi Buruh Bangunan Demi Kesembuhan Adiknya, Reaksi Netizen Luar Biasa dan Bikin Haru

Menurut Hupu, siswa SMA yang diketahui bernama Ma, berasal dari sebuah desa miskin di provinsi Hubei, Cina.

Kondisi keluarga mereka yang sudah mulai buruk, semakin memburuk saat balita berusia tiga tahun didiagnosis menderita Leukemia.

Meskipun ada kemungkinan untuk pasrah, tapi Ma menolak menyerah begitu saja untuk adiknya.

Jadi dia memututuskan untuk belajar keras agar bisa menjadi dokter, dengan harapan bisa menyembuhkan leukemia saudaranya secara pribadi.

"Saya harus masuk sekolah kedokteran, baru setelah itu saya memiliki kesempatan untuk menyembuhkan adik laki-laki saya," katanya.

Ia belajar dengan giat untuk ujian terakhirnya dan mendapat total nilai 456.Ifeng ()

Sehari setelah dia selesai dengan ujian akhir, Ma pergi ke lokasi konstruksi terdekat untuk bekerja sebagai pekerja konstruksi.

Kedua orangtuanya juga pergi bekerja sekitar sebulan yang lalu dan neneknya yang berusia 80 tahun tinggal di rumah untuk merawat adiknya yang sakit.

Ma bersedia melakukan apapun untuk mendapatkan sejumlah uang untuk biaya pengobatan saudaranya.

Dia terlihat membwa batu bata, mengangkut pasir, dan melakukan semuanya untuk mendapatkan 100 Yuan atau sekitar Rp 196 ribu per hari di lokasi konstruksi.Ifeng ()

Kisahnya yang memilukan dimuat oleh media lokal dan menjadi super viral.

Ceritanya dilihat 3,1 juta kali dan sumbangan dari masyarakat mulai mengalir untuk membantuk Ma.

Hanya dalam waktu 24 jam, 600 ribu Yuan Rp 1,1 miliar berhasil dikumpulkan, cukup untuk menutupi biaya transplantasi sumsum tulang anak.

Ma, yang sedang bekerja di lokasi konstruksi, menangis dengan gembira setelah menerima kabar baik tersebut.

"Akhirnya, adik kecilku bisa diselamatkan," kata Ma.

Semoga adik laki-laki Ma bisa menjalani transplantasi sumsum tulang dengan selamat dan bisa memenangkan pertarungan melawan leukemia. (worldofbuzz)





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer