Minta Eksepsi Lagi, Majelis Hakim Tolak Protes Buni Yani

Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Buni Yani menyampaikan protes di ruang persidangan. Ia meminta agar diberikan kesempatan untuk kembali menyampaikan eksepsi atas tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Mohon maaf Yang Mulia, JPU kan sudah memberikan dakwaan di awal, kemudian kita eksepsi, mereka menanggapi, berarti mereka sudah dua, kami baru satu, kami diberikan lagi satu kesempatan untuk memberikan tanggapan," ujarnya sebelum sidang ditutup di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah, jl. Seram, Kota Bandung, Selasa (4/7/2017).

Ketua Majelis Hakim, M Saptono mengatakan bahwa agenda selanjutnya adalah putusan sela dari majelis hakim dan sudah menjadi ketentuan dalam KUHAP.

"Memang ketentuan KUHAP demikian sehinggaa kita tidak bisa mengambil keputusan sendiri, ketentuan KUHAP begitu, majelis hakim memberikan putusan, JPU sudah, terdakwa sudah lalu giliran memberikan pendapat dari Majelis," ujarnya.

Kemudian majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan sidang keempat pekan depan dengan agenda putusan sela dari Majelis Hakim.

"Sidang ditunda tanggal 11 untuk mendengarkan keputusan majelis hakim," ujarnya disambut ketukan palu sidang.

Sidang ketiga dimulai sekira pukul 09.02 WIB dan ditutup sekira pukul 09.48 WIB. Berbeda dengan sidang sebelumnya masa aksi pembela Buni Yani tak terlihat di depan gedung lokasi persidangan namun berorasi di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. (Ratih)





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer