Pelapor Kaesang Ditangguhkan Penahanannya Karena Alasan Kesehatan

JAKARTA - Muhammad Hidayat (52), pelapor Kaesang Pangarep, berstatus tersangka dalam kasus ujaran kebencian di Polda Metro Jaya.

Hidayat sempat ditahan, tapi ditangguhkan penahanannya.

Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, alasan penangguhan karena Hidayat mengaku kesehatannya terganggu.

Polisi sempat menahan Hidayat 16 November 2016 lalu.

"Alasannya kesehatan, sehingga yang bersangkutan saat itu ditangguhkan penahanannya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017).

Hidayat mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke penyidik dengan menjaminkan istrinya, Rahayu Ningsih.

Hidayat sempat ditahan selama 13 hari. 

Kemudian, permohonan penangguhan penahanan dikabulkan pada 29 November 2016.

Hidayat ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga telah menggiring opini publik dengan memberi judul video menggunakan kalimat seolah-olah Kapolda telah melakukan provokasi.

Dalam akun tersebut, Hidayat memuat judul 'terungkap Kapolda Metro Jaya provokasi massa FPI agar serang massa HMI'.

Hidayat sengaja mengunggah dan menyunting video tersebut.

Tujuannya agar publik menuding Kapolda memprovokasi organisasi masyarakat (ormas) untuk menyerang ormas lainnya.

Dari tangan Hidayat, polisi saat itu menyita sejumlah barang bukti, seperti satu unit handphone, satu unit laptop, dan satu unit mobil.

Akibat ulahnya, Hidayat terancam Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ancaman hukumannya pidana paling lama enam tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer