Setelah Yasonna, KPK Panggil Ade Komarudin dan Istri

KPK tidak hanya memanggil Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly untuk dimintai keterangannya seputar tuduhan ikut mencicipi uang haram dari hasil korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis Elektroni (e-KTP) sebagaimana disebut Miryam S Haryani.

Komisi antikorupsi itu juga memanggil mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin alias Akom, untuk diperiksa dalam kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).


Sebaliknya, Akom juga ternyata tak sendirian, istri Akom, Netty Marliza bahkan ikut dipanggil sebagai saksi pada kasus yang diduga telah merugikan keuangan negara Rp 5,9 triliun ini.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Akom dan istrinya akan diperiksa untuk tersangka pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Keduanya diperiksa untuk tersangka AA,” kata Febri di Jakarta, Senin (3/7/2017).

Sementara itu, Yasonnna yang juga Mantan Anggota Komisi II dari Fraksi PDIP sudah memenuhi panggilan penyidik KPK. Hanya saja, menteri kabinet kerja itu enggan berkomentar.

“Setelah keluar nanti saja ya," pinta Yasonna saat dicegat wartawan di gedung KPK Kawasan Rasuda Said, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2017).

Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini KPK sudah menetapkan Andi Narogong, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Sugiharto sebagai tersangka. Dari pengembangan kasus oleh penyidik KPK, Lembaga Antirasuah itu kemudian menetapkan dua tersangka lain, yakni mantan Anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani.

Ketua Umum Gadis Ahok dan Srikandi Hanura ini diduga memberikan keterangan palsu saat bersaksi di persidangan perkara e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakatra.

Selain itu, ada lagi anggota DPR dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Markus Nari. Pak Markus diduga menghalangi pihak penyidikan, persidangan dan memberikan keterangan tidak benar di persidangan e-KTP. Dan, kini pihak-pihak terkait sedang ditelusuri apakah benar ikut terlibat dalam kasus tersebut? Kita tunggu saja kelanjutannya.
Sumber:.netralnews.com



Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer