Sosok Yang Sebenarnya Pantas Dipanggil Habib Menurut Quraish Shihab

Mantan Menteri Agama RI sekaligus ayahanda Najwa Shihab, Quraish Shihab menjadi perbicangan publik. Sosok tokoh Islam terkemuka ini kembali mencuat pasca diundang dalam program Mata Najwa.

Saking banyaknya peminat, Najwa Shihab sebagai tuan rumah program tersebut berinisiatif membuka tayangan live bersama Quraish melalui akun Facebooknya.

Ia pun membuka kesempatan bagi warganet yang ingin bertanya kepada sang ayah. Ditayangkan secara live pada Kamis (22/6/2017) kemarin, rupanya partisipan acara ini tidak sedikit.

Bahkan partisipan itu tak hanya datang dari Indonesia, tetapi juga dari beberapa negara, seperti Taiwan, Malaysia, Hongkong, hingga Australia. Melansir dari rekaman video tayangannya, Najwa melempar sebuah pertanyaan dari netizen perihal sebutan Habib.

Pasalnya, Quraish enggan disapa menggunakan panggilan tersebut. Hal itu yang menjadi pertanyaan seorang netter pengguna akun Twitter yang tak disebutkan namanya itu.

"Kenapa beliau mengabaikan gelar Habib?" kata Najwa membacakan pertanyaan.

Menurut Quraish, gelar Kiai ataupun Habib merupakan gelar yang terhormat. Sosok Habib layak disandang bagi mereka yang memiliki ilmu mumpuni soal agama, mampu mengamalkan ilmunya, dan tulus mengabdi di masyarakat.

"Mereka (para Habib) menjawab pertanyaan-pertanyaan, memberi solusi, karena memang ulama menurut Al Quran sebagai pewaris Nabi adalah orang-orang yang mampu memberi solusi terhadap problematika. Jadi itu suatu kedudukan yang sangat tinggi," kata Quraish.

Lebih lanjut, Quraish mengatakan, Habib sejatinya memiliki arti cinta.


"(Habib) dari akar kata cinta. Memang cinta tidak bisa kalau hanya bertepuk sebelah tangan. Habib itu harus mencintai masyarakatnya, harus mencintai manusia, tapi sekaligus dicintai masyarakatnya," kata Quraish.

Tak hanya itu, menyandang gelar Habib maupun Kiai ada konsekuensi yang ditanggung.

"Tentu ada konsekuensinya. Kalau seorang dinamai Kiai lantas pengamalannya tidak wajar sebagai sosok panutan, maka dia menghina Kiai, begitu juga Habib," tambah Quraish.

Quraish pun mengaku merasa belum pantas menyandang gelar kehormatan tersebut. Itu sebabnya, pria kelahiran Sulawesi Selatan ini belum bisa menerima sebutan Habib.

"Hati kecil saya terkadang (merasa) terbebani. Saya belum sampai ke tingkat itu. Jadi kenapa saya harus dipanggil seperti itu" jelas Quraish.


Kendati demikian, Quraish sangat terbuka jika dipanggil Abi seperti panggilan dari anak-anaknya.

Sebelum tayang dalam live Facebook Najwa Shihab, Quraish sempat hadir bersama sahabatnya, KH Mustofa Bisri alias Gus Mus dalam acara Mata Najwa yang disiarkan pada Rabu (21/6/2017) lalu.

Dalam acara yang bertemakan Cerita Dua Sahabat ini, Quraih dan Gus Mus berhasil mencuri perhatian publik melalui dakwahnya. Wajar saja, karena acara tersebut juga mengulas isu-isu yang tengah hangat di masyarakat. Dakwah kedua tokoh Islam terkemuka ini juga dinilai telah menginspirasi seluruh umat, khusunya umat muslim.

"Sangat inspiratif. Setiap sahur selalu nonton Pak de Quraish Shihab. Pesan2 yg disampaikan sangat mudah dipahami. Semoga sehat selalu," tulis akun @hilman.fikri.

"Kok merasa lega,adem,sejuk yaaa nonton episode yg ini," kata akun @riandasaragi.

"jawabannya manteb pinter sumpah 100%jozzzzzx," kata akun @chen_mamy.

" .. berbalik kepada yang sembarang mengucapkan .. " kata2 yg sangat mendalam dari seorang yg sungguh2 berisi," tulis akun @xplore_indonesia.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer