Tokoh NU: Dusta, Lidahnya Bertakbir Namun Hatinya Diliputi Keangkuhan

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Ishomuddin mengatakan, ada dusta pada orang yang bertakbir namun hatinya diliputi keangkuhan.

"Ada dusta pada setiap orang yang lidahnya bertakbir namun hatinya diliputi oleh keangkuhan," kata Ishomuddin dikutip dari akun Facebook-nya, Rabu (5/7/2017).

Status Ishomuddin ini kemudian dikomentari oleh warganet. Salah satunya pemilik akun Icieng Batik. Menurutnya, orang-orang yang demikian biasanya hatinya diselimuti kekesalan.

"Hatinya dongkol sehingga apa yang diucapkan dengan lidahnya, gak menyentuh dinding hatinya," ujar Icieng.

Komentar Icieng ini kemudian dibalas oleh Ishomuddin dengan mengatakan, "Bertakbir bukan murni karena Allah dengan penuh kesadaran hati, tetapi karena dorongan hawa nafsu."

Soal takbir juga sempat disinggung KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus saat mengkritisi orang-orang yang membawa agama ke panggung politik, termasuk di dalamnya soal Pilkada DKI 2017 yang digelar beberapa waktu lalu.

"Itu keterlaluan. Pilkada itu apa sih? Anda berkali-kali mengatakan Allahu Akbar. Anda kira Allah itu seberapa besar? Apa sama dengan Masjid Akbar di Surabaya itu? Apa sama dengan rapat akbar, pengajian akbar?," kata Gus Mus di acara Mata Najwa, Rabu (21/6/2017).

"Kalau kita katakan Allahu Akbar, dan kita belum bisa mengecilkan diri kita sendiri, kita belum menghayati Allahu Akbar, kecuali untuk demo saja," ungkapnya.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)

Populer